Selamat Datang di Blog jendelailmu67

Selamat Datang di Blog jendelailmu67

Powered By Blogger

Friday, September 20, 2013

Prestasi Rohis 67

Aktif di bidang keagamaan bagi kami belum cukup, berawal dari mencoba untuk ikut lomba pertama di SMAN 62 Jakarta dengan mengirimkan 4 tim, dan alhasil kami berhasil membawa 3 piala yaitu Juara III MTQ, Juara III MHQ, dan Juara III Cerdas Cermat Islam. Semangat yang berawal dari mengikuti lomba pertama, kemudian kami lanjutkan untuk mengikuti lomba kedua di SMAN 39 Jakarta. Pada lomba kedua ini, kami mendapat hasil yang cukup bagus dengan membawa 1 piala yaitu Juara I MTQ. Seminggu kemudian, kami mengikuti lomba ketiga dengan tingkat yang lebih tinggi di SMAN 78 Jakarta. Peserta yang lebih banyak dari sebelumnya dan seleksi ketat membuat kami harus berjuang lebih keras. Setelah melewati itu semua, akhirnya kami mendapat Juara II Cerdas Cermat tingkat DKI Jakarta & Tangerang. Selepas dari lomba ketiga, kami tidak berhenti sampai disitu. Lomba keempat kami ikuti di SMAN 5 Bekasi. Dengan pengalaman yang ada, kami kembali membawa pulang 1 piala yaitu Juara II Cerdas Cermat Islam. Lomba kelima di SMAN 28 Jakarta. Tingkat lomba ini paling tinggi dari lomba-lomba sebelumnya yaitu tingkat Jabodetabek. Persiapan yang kurang matang dan persaingan yang lebih ketat membuat kami kalah dalam lomba tersebut. Setelah lomba kelima dan jeda yang cukup lama, kami masih ingin mendapatkan piala dan mengikuti lomba di SMAN 9 Jakarta. Hasilnya kami membawa 1 piala yaitu Juara II Lomba MTQ.

Komentar Pak Dede, Wakasek Bidang Kesiswaan:
“Wah, baru pertama kali Rohis 67 bisa dapet banyak piala. Bapak bangga dengan kalian.”

Pesan dari kami (Rohis 67 angkatan 31):

Tetap semangat, aktif, dan sering berlatih kemampuan/bakat sehingga bisa mengharumkan nama baik Rohis 67 dan SMAN 67 Jakarta.




Friday, March 29, 2013

Pemimpin Terbaik dan Terhebat Sepanjang Masa



Nabi Muhammad SAW (570-632 M), seorang pemimpin yang lahir pada Tahun Gajah yaitu 570M di Mekkah, Arab. Beliau lahir di tengah-tengah zaman jahilia (kebodohan). Ayah beliau bernama Abdullah yang meninggal saat Nabi Muhammad SAW masih berada dalam kandungan sehingga ketika beliau lahir sudah menjadi anak yatim. Meskipun begitu, beliau masih memiliki Ibu yang bernama Aminah.

Ketika berumur 6 tahun, beliau dan ibunya pulang dari ziarah makam ayahnya, kemudian ibunya sakit dan beberapa hari kemudian ibunya menyusul kepergian ayahnya dan dimakamkan di kota Abwa sama seeperti tempat ayahnya dimakamkan.

Beliau seorang yang ummi (buta huruf), sehingga dalam logika manusia tidak mungkin Al-Qur’an adalah tulisan dari Nabi Muhammad SAW karena semua pekerjaan itu butuh keahlian. Maka isi dari Al-Qur’an yang diturukan Allah melalui Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW merupakan firman-firman Allah.
Seiring Nabi Muhammad SAW beranjak menjadi dewasa, beliau mulai melakukan dakwah yang dimulai setelah menerima wahyu Q.S. Al-Mudassir: 1 – 7 dengan dakwah sembunyi-sembunyi kemudian mendapat wahyu Q.S. Al-Hijr : 94 sehingga menjadi dakwah terang-terangan. Pada saat dakwah, tidak berjalan dengan lancar karena ada Kaum Kafir Quraisy yang  tidak suka dan keberatan dengan ajaran-ajaran Islam. Meskipun keadaannya seperti itu, Nabi Muhammad tetap melanjutkan dakwahnya. Tak hanya melakukan dakwah, beliau juga mengikuti perang yang meliputi Perang Badar, Uhud, Khandaq, Fath al-Makkah, dan Tabuk.

Dari apa yang sudah dilakukan Nabi yang diyakini oleh umat Islam sebagai Nabi yang terakhir, sangat berpengaruh pada umat di seluruh dunia bahkan sampai sekarang ajaran serta sunnah beliau masih dijadikan sandaran dan pedoman hidup.  Selain itu, beliau berhasil mengubah peradaban zaman yang awalnya jahilia menjadi zaman yang penuh dengan kemajuan di berbagai bidang.

Ada sedikit tambahan pendapat dari Michael H. Hart dalam bukunya yang berjudul “The 100 A Ranking Of The Most Influential Persons In History” bahwa menempatkan Nabi Muhammad SAW di peringkat pertama sebagai manusia paling berpengaruh dalam sejarah manusia. Subhanallah.

Berbicara Dalam Etika Islam

Pemimpin adalah seseorang yang memiliki ilmu, memiliki pengalaman, dan juga keberanian untuk mengambil sebuah keputusan. Tetapi disamping seorang pemimpin harus memiliki ilmu, pengalaman, dan keberanian, pemimpin juga harus memiliki etika karena seorang pemimpin merupakan panutan dan contoh bagi orang lain. berikut ini merupakan pendapat saya mengenai etika-etika berbicara dalam islam yang harus dimiliki oleh pemimpin :

1. Berbicaralah kepada orang lain dengan ungkapan yang jelas, dapat dipahami oleh semua orang dan tidak dibuat-buat atau dipaksakan.

Sebagai seorang pemimpin, seperti pemimpin perang. instruksi yang ia berikan haruslah dapat dipahami oleh para prajuritnya supaya tidak terjadi kesalah-pahaman yang dapat mengakibatkan kekalahan dalam peperangan.

2. Menghindari perdebatan dan mengadu domba.

Seorang pemimpin yang arif haruslah dapat melerai, menengahi persoalan yang terjadi serta menghindari perdebatan yang dapat mengakibatkan perkelahian diantara sesama.

3. Tenang dalam berbicara dan tidak tergesa-gesa.

Seorang pemimpin sudah sepatutnya selalu tenang dalam menyikapi persoalan yang sedang terjadi, serta tidak tergesa-gesa dalam berbicara dan mengambil keputusan yang tepat.

4. Menghindari sikap mengejek, dan memandang rendah orang lain

Meskipun seorang pemimpin memiliki kekuasaan, ia tidak boleh mengejek dan menganggap rendah orang lain, karena sosok pemimpin yang baik adalah pemimpin yang menghormati orang lain meskipun orang tersebut bukanlah orang terdekat dari sang pemimpin.